Sunday, July 14, 2019


MAKALAH GENERATOR DIESEL
SOFTSKILL



Description: LOGO GUNADARMA
 









 Disusun Oleh :

                                 NAMA         : FAUZAN SAPUTRA
                                 NPM             : 22416722
                                 KELAS        : 3IC05



MATA KULIAH TEKNIK PERAWATAN MESIN
JURUSAN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2019

BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang
               Perawatan  adalah suatu konsepsi dari semua aktivitas yang diperlukan untuk menjaga atau mempertahankan kualitas peralatan agar tetap dapat berfungsi dengan baik seperti dalam kondisi sebelumnya.
               Dari pengertian diatas, dapat diartikan bahwa perawatan adalah :
·         Fungsi perawatan sangat berhubungan erat dengan proses produksi
·         Peralatan yang dapat digunakan terus untuk berproduksi adalah hasil adanya perawatan
·         Aktivitas perawatan banyak berhubungan erat dengan pemakaian peralatan, bahan pekerjaan, cara penanganan dlln.
·         Aktivitas perawatan harus dikontrol berdasarkan pada kondisi yang terjaga.
Adapun bentuk-bentuk perawatan adalah :
1. Perawatan sesudah rusak (breakdown)
2. Perawatan rutin ( preventive maintenance).
3. Perawatan ulang (corrective maintenance).
4. Perawatan produktif
               Dalam makalah ini, penulis membahas tentang teknik dan manajemen perawatan mesin genset.
.
BAB II
PERAWATAN

2.1        Pengenalan Mesin Genset
          Salah satu masalah yang masih sering terjadi di negara Indonesia adalah kekurangan pasokan tenaga listrik di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini tentu mengakibatkan terjadinya pemadaman listrik yang tidak terduga. Tentunya pemadaman yang dilakukan oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) sangat mengganggu aktivitas warga, baik dalam lingkup rumah tangga, kantor, ataupun industri pabrik.
          Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat di zaman modern sekarang, kini banyak orang yang mulai melirik genset sebagai media cadangan jika sewaktu-waktu listrik dari PLN padam.
Lalu apa sebenernya genset itu?  Dan bagaimana cara kerja mesin genset tersebut? Sebelum mengenal genset kita mencoba mengenal  terlebih dahulu generator. Alat generator ialah sebuah mesin yang mampu mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik dengan proses induksi elektromagnetik. Generator ini memperoleh  energi mekanis dari prime mover. Generator arus bolak-balik (AC) popular disebut dengan sebutan alternator. Generator didesain untuk mampu menyuplai tenaga listrik pada saat terjadi gangguan, dimana suplai tersebut digunakan untuk beban prioritas.
Sekarang kita mengenal genset (generator set) sendiri  bagian dari generator. Genset ialah  suatu alat yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Genset atau sistem generator penyaluran adalah suatu generator listrik yang terdiri dari panel, berenergi solar dan terdapat kincir angin yang ditempatkan pada suatu tempat.
Genset mampu digunakan sebagai sistem cadangan listrik atau "off-grid" (sumber daya yang tergantung atas kebutuhan pemakai).  Genset dipakai oleh rumah sakit, pusat perbelanjaan dan industri yang menginginkan  sumber listrik yang besar dan relatif stabil.
   Generator terpasang satu poros dengan motor diesel, yang biasanya memakai generator sinkron (alternator) pada pembangkitan. Generator sinkron mempunyai dua bagian utama, yaitu sistem medan magnet dan jangkar. Generator ini kapasitasnya besar, medan magnetnya berputar karena terletak pada rotor.
2.2        Petunjuk Keamanan Pengoperasian Genset
               Genset dirancang dengan pertimbangan yang tinggi terhadap segi keamanan. Namun, bagaimanapun juga keamanan dan efisiensi dalam pengoperasian akan dapat diperoleh jika memperhatikan petunjuk-petunjuk berikut ini:
1. Mengoperasikan dengan benar
         Jalankan mesin sesuai petunjuk yang diberikan dalam buku petunjuk pengoperasian genset. Jangan menjalankan mesin jika tidak mengetahui dengan baik perihal pengoperasian genset. Pastikan bahwa operator genset mengetahui cara-cara pengoperasian yang benar. Berilah penjelasan yang detail sesuai dengan buku petunjuk.
2. Jauhkan genset dari tempat yang basah
         Menjalankan genset di tempat yang langsung terkena hujan, lembab atau genangan air dapat beresiko untuk terjadinya sengatan listrik. Dianjurkan untuk memasang grounding pada genset dan beban serta memberikan atap pelindung.
3. Peletakan genset
         Genset harus diletakkan di tempat yang permukaannya rata atau di atas pondasi yang kuat dan tidak labil. Pondasi yang tidak kuat bisa menyebabkan kerusakan genset.
4. Jagalah kebersihan genset
         Genset harus dijaga dengan baik dan anggaplah sebagai partner dalam bisnis anda. Rawatlah genset anda agar selalu tampak bersih. Jangan biarkan kebocoran-kebocoran yang terjadi berlangsung lama, dan bersihkan debu atau kotoran yang menempel di radiator. Jangan meletakkan barang-barang yang tidak penting di sekitar genset.
5. Lakukan perawatan genset secara teratur
         Rawatlah genset dengan baik dan ikuti petunjuk pada buku manual genset. Pakailah bahan bakar dan oli pelumas sesuai dengan yang disarankan pabrik pembuat mesin. Gantilah sparepart dengan memakai sparepart yang original agar genset anda dapat beroperasi dalam jangka waktu lama dan lancar.
6. Perhatikan sirkulasi udara
         Jika genset dioperasikan di dalam ruangan, maka harus dibuat ventilasi udara yang baik. Asap knalpot yang sangat beracun harus terbuang ke luar ruangan dengan baik. Jauhkan gas buang mesin dari manusia dan hewan piaraan. Udara panas dari radiator juga harus dikeluarkan langsung melalui ducting /cerobong dan tidak boleh ada aliran balik agar mesin tidak panas.


7. Matikan mesin segera jika ada kejadian yang tidak normal
         Jika genset diketahui beroperasi secara tidak wajar atau menunjukkan ketidaknormalan seperti getaran yang tinggi, suara yang kasar atau tersendatsendat maka segera matikan genset dan perbaiki masalahnya secepat mungkin.
8. Merawat kabel-kabel instrumen dengan teratur
         Kerusakan kabel-kabel instrumen dapat berakibat fatal dan dapat membahayakan manusia. Segera perbaiki atau ganti jika ditemukan ada kabel yang terkelupas, sambungan kabel yang kendor atau jika tercium bau kabel terbakar.
9. Hindari beban lebih (overload)
         Generator diberikan sebuah circuit breaker (MCCB) untuk pengaman beban lebih yang mana akan bekerja (trip) jika terjadi kelebihan beban. Jika hal ini terjadi maka harus dilakukan pengurangan beban sebelum menghidupkan genset kembali.
10. Jangan sentuh terminal output
         Jangan sentuh terminal output ketika genset beroperasi karena dapat menimbulkan sengatan listrik. Putuskan circuit breaker (MCCB) kalau akan melakukan pemasangan kabel power.
11. Pasanglah kabel dengan baik dan benar
         Kabel power harus terpasang dengan benar untuk menghindari hubungan singkat. Perhatikan petunjuk / kode pada stiker di terminal output. Kencangkan setiap kabel yang dipasang dan jangan sampai kendor karena
bisa berbahaya.
12. Hindarkan air terhadap bagian listrik
         Jagalah jangan sampai air membasahi terminal output, kabel kontrol / instrumen dan generator. Karena hal ini dapat menyebabkan hubung singkat.
13. Hindarkan pipa knalpot dari air hujan
         Pasanglah sambungan pipa elbow atau raincap untuk mencegah air hujan masuk ke dalam pipa knalpot. Buanglah air yang masuk ke knalpot secara rutin melalui drain plug di bagian bawah knalpot (genset silent type).
14. Berhati-hatilah terhadap kebakaran
         Bahan bakar dan minyak pelumas adalah bahan yang mudah terbakar. Jagalah jangan sampai minyak berceceran di sekitar genset. Jagalah kebersihan bagian dalam genset (lapisan peredam) karena mudah terbakar jika terkontaminasi minyak. Jauhkan genset dari lingkungan kerja yang banyak menggunakan api.
2.3        Perawatan Pada Mesin Genset
               Prosedur pemeliharaan genset terdiri dari 2 bagian, yaitu Preventive Maintenance dan Corrective Maintenance.
·         Preventive Maintenance
Yaitu pemeliharaan rutin yang dilakukan pada genset, ATS dan Fuel System. Kunjungan perawatan ini dilakukan 1 kali sebulan.
·         Corrective Maintenance
Kunjungan perawatan yang dilakukan di luar jadwal, yang biasanya diakibatkan adanya kondisi gangguan darurat yang terjadi pada mesin genset.
Berikut adalah rincian yang mendetail dari bidang perawatan genset, antara lain:
·         Ganti oli
·         Ganti oli filter
·         Bersihkan tangki oli dan sedimen di bagian bawah tangki oli.
·         Periksa apakah pipa minyak mengalami kebocoran atau distorsi, dan ganti jika perlu.
·         Periksa pipa dalam sistem pendingin, dan memastikan bahwa tidak terjadi kebocoran air.
·         Periksa dan memastikan kapasitas baterai memadai.
·         Periksa terminal kabel baterai, dan memastikan tidak ada karat dan sambungan kabel yang dapat diandalkan.
·         Periksa dan memastikan setiap baut dan mur tidak ada yang longgar.
·         Periksa tingkat abrasi dari sabuk pengangkutan.
·         Periksa dan memastikan kembali apakah kapasitas baterai telah memadai.
·         Menyalakan genset, kemudian memeriksa peralatan tersebut dan menangani kesalahan abnormal, seperti :
1.      Periksa parameter yang ditampilkan pada LCD termasuk daya keluaran, tegangan, arus, frekuensi, kecepatan putar, tekanan oli, dan suhu air.
2.      Periksa apakah generator diesel mempunyai kebocoran (seperti kebocoran minyak, kebocoran air, dan kebocoran gas).
3.      Periksa apakah unit mempunyai getaran yang normal.
·         ATS pemeliharaan :
1.      Periksa dan memastikan sambungan kabel masing-masing dapat diandalkan.
2.      Periksa dan memastikan kontak saat ini dalam status kerja yang normal.
3.      Melakukan test dan memastikan otomatis beralih fungsi dari ATS adalah normal.
·         Periksa dan pastikan fungsi AMF adalah normal.
·         Periksa dan memastikan fungsi auto minyak saat pasokan normal.
·         Mengubah udara filter.
·         Mengubah filter bahan bakar.
·         Periksa dan memastikan tangki air radiator bersih.
·         Periksa bantalan kipas dan lumasi bantalan jika diperlukan.
·         Periksa apakah lapisan kabel generator rusak dan mempunyai resiko kebocoran, mengubah kabel jika diperlukan dan memeriksa setiap terminal kabel.
·         Mengukur dan mencatat ketahanan gulungan dan menjamin isolasi genset.
·         Bersihkan sistem pendingin, mengubah cairan pendingin dan filter pendingin cair.
·         Periksa tingkat abrasi kipas, pompa dan sabuk menyampaikan generator dan menggantikan mereka jika perlu.
·         Lumasi bantalan generator AC’s.
·         Menyediakan bahan yang diperlukan untuk menjaga generator, termasuk minyak, filter oli, filter udara, minyak dan pemisah air, pendingin cair, dan pendinginan filter cair.

Maintenance (perawatan) genset dilakukan dalam berbagai tahapan menurut pemkaian dari waktu pakai (jam) dan biasa disebut dengan running hour terbagi dalam beberapa jenis perawatan:
Penggantian rutin oli            : Min 540 jam
Penggantian filter                 : 1620 jam
Penggantian filter udara       : 1080 jam

·         Dengan masa garansi habis 
Penggantian rutin oli            : Min 540 jam
Penggantian filter                 : 1620 jam
Penggantian filter udara       : 1080 jam
2.4    Overhoul Genset         
Overhoul genset adalah masa pemakaian pada genset. Yang harus dilakukan pada masa pemakaian 5000 jam ( overhoul ringan / top overhoul) antara lain:
·         Pengecekan gasket
·         Pengecekan kebocoran (oli, air, dsb.)
·         Penggantian filter (oli filter, feul filter)
·         Pengecekan fan belt.
·         Pengecekan kompresi.
Dalam masa ini pula bisa terjadi kerusakan dan tergantung dari kondisi pemakaian dan kapasitas tenaga yang telah dihasilkan.
Dalam perawatan mesin genset, juga dikenal general overhoul. Ini dilakukan apabila engine telah mencapai 12000 jam. General overhoul sudah dilakukan karena alasan sebagai berikut:
1.      Kondisi engine tidak stabil seperti baru.
2.      Kinerja engine menurun hingga 80 % disebabkan karena komponen genset sudah aus.
3.      Untuk mengembalikan kinerja engine 80 %.
4.      Dengan ausnya komponen yang setiap part hampir 45% yang disebabkan adanya gesekan.
5.      Menghindari major / serious damage.
6.      Terjadinya mesin boros karena kinerja dari tiap part terjado keausan sehingga tenaga mesin tidak maksimal.
7.      Bisa memberikan efisiensi karena bahan bakar yang disuplai untuk engine lebih hemat.
8.      Karena filter solar kotor.

Cakupan kerja dalam general overhoul genset antara lain :


7.      Penggantian filter-filter





12.  Sevice radiator



16.  Pengecekan generator

17.  Perangkaian engine













BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
a.Seringnya terjadi kerusakan pada mesin genset sebagian besar karena adanya paksaann saat pemakaian, dimana mesin genset terus menerus dihidupkan untuk memperoleh listrik.
b.Pada mesin genset umumnya komponen-komponen hampir sama dengan mesin sepeda motor, yang membedakan hanya mesin genset memutar generator untuk menghasilkan listrik sedangkan pada sepeda motor untuk memutar roda gigi.
c. Sebagian orang hanya mengetahui bagaimana menghidupakan dan mematikan mesin genset tanpa mengetahui apa-apa saja kerja yang berbahaya untuk jangka lama pemakaian, seperti lamanya penggunaan dan besarnya penggunaan daya listrik yang diperlukan. Sehingga mesin selalu dalam performa maksimal yang sangat mempercepat kerusakan.



No comments:

Post a Comment